Alex : Lokasi Dekat LRT Harus Di Kosongkan

By Arief 01 Agu 2017, 23:29:33 WIBMetropolitan

Alex : Lokasi Dekat LRT Harus Di Kosongkan

Keterangan Gambar : Ruko yang tertimpa alat berat


Alex : Lokasi Dekat LRT Harus Di Kosongkan

PALEMBANG BS ,  – Salah satu alat berat pembangunan Light Rail Transite (LRT) menimpa kediaman warga karena ambruk saat mengangkat cetakan cor lantai LRT di fly over Jakabaring. Hal itu terjadi Selasa (01/08), sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Atas kejadian itu, menyebabkan kerusakan empat unit rumah toko (Ruko) akibat tertimpa alas untuk mencetak cor beton LRT.

Begitu mendapatkan laporan, pihak kepolisian sudah memasang garis polisi di sekitar kejadian.  Polisi juga terpaksa mengalihkan arus lalulintas dari arah Jembatan Ampera ke fly over hingga evakuasi selesai dilakukan. Kendati demikian, belum terlihat adanya kemacetan lalulintas, bahkan justrus dijadikan warga tontonan.

“Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Sepertinya krunc pengangkat plat untuk mencetak beton lantai LRT tidak kuat menahan beban sehingga begitu akan dipasang ambuk dan menimpa ruko,” ujar warga sekitar, saat ditemui dilokasi kejadian pagi tadi.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin meminta agar bangunan yang tepat di atas bangunan light rapid transit (LRT) untuk dikosongkan sementara. Demikian itu, guna menghindari terjadinya kecelakaan kerja.

Alex menilai, tidak seharusnya ada bangunan di tempat tersebut dan mungkin saja tidak ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB). “Nanti pihak Pemkot yang punya wewenangnya. Tapi saya minta bangunan di sini dikosongkan terlebih dahulu untuk sementara waktu sampai pembangunan selesai,” ujar Alex, saat meninjau lokasi ambruknya crane dan girder LRT, di Jalan Gubernur HA Bastari, Jakabaring, Palembang, Selasa (01/08) siang.

Di kesempatan ini, ia juga meminta pihak keamanan untuk mengamankan lokasi kejadian karena masih rawan. Alex Noerdin menuturkan, kalau tidak ada kejadian mungkin boks baja sudah terpasang. “Meski ada kejadian ini, kami yakin bisa selesai sesuai target,” ucapnya, serta mengatakan, jangan lagi ada orang di kawasan tersebut guna menghindari pertistiwa serupa terjadi.

Sambungnya, crane ini harusnya bisa menahan beban kotak baja. Namun dikarenakan posisi crane berada di atas sebuah lobang akibatnya amblas dan crane terguling karena tidak seimbang. “Coba lihat, meskipun sudah dialasi plat baja, masih saja melesak,” tutup dia.(rici)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment