Banyuasin Masih Kurang 3.237 guru

By Arief 05 Mar 2019, 00:30:08 WIBDaerah

Banyuasin Masih Kurang 3.237 guru

Keterangan Gambar :


BANYUASIN BS - Kemajuan Bidang Pendidikan di Banyuasin tak lepas dari bantuan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, buktinya dalam tiga tahun terakhir ini telah membantu anggaran sebesar Rp1 triliun.

H Askolani Bupati Banyuasin mengucapkan, terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr Muhadjir Effendy, MAP yang telah memberi perhatian terhadap kemajuan pendidikan di Banyuasin.

Hal itu disampaikan Bupati Banyuasin H Askolani pada saat Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin 2019 di graha sedulang setudung, Kamis (28/2/2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata ini diikuti tak kurang dari sepuluh ribu peserta.

Dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Banyuasin akan selalu bersinergi terhadap program yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 

“Terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan dana bantuan operasional sekolah, Biaya Operasional Penyelenggara PAUD, PIP, Tunjangan Guru, DAK dan Bapem dalam waktu 3 tahun terakhir sebesar Rp. 1 triliun,” kata dia.

Jumlah guru di Banyuasin 4.176 PNS dan 4.910 Non PNS, namun masih kekurangan 3.237 guru dimulai jenjang TK, SD dan SMP. Potensi pendidikan terdiri 492 PAUD, 501 SD, 118 SMP, 55 SMA dan 18 SMK.

Askolani yang berpasangan dengan Wakil Bupati Banyuasin Slamet komitmen mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera, salah satunya Program Banyuasin Cerdas.

“Kami memprogramkan pembelian peralatan sekolah untuk peserta didik, pemberian bantuan siswa miskin, pemenuhan sarana TIK dan UNBK, Bantuan Sekolah Gratis, pemberian insentif guru PNS, Program Banyuasin Religius di Sekolah dimulai Shalat Dhuha bersama dan Zuhur berjamaah,” terangnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru diwakili Asisten III Prof Dr Edwar Juliartha, MM mengatakan jika pembangunan di Sumsel sudah bergulir dilakukan maksimal, maka kita harus bersatu. Ada 10 Program Sumsel Maju diantaranya Infrastruktur, pemerataan pembangunan, tata kelola SDA dan meningkatkan pendidikan dari PAUD sampai Perguruan Tinggi.

“Saat ini, kami mendorong siswa gemar membaca dengan melakukan roadshow ke seluruh daerah Sumsel, ini upaya membangun pendidikan yang berkualitas dan bermutu guna mendukung Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” tegas dia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof, Dr Muhadjir Effendy, MAP mengatakan bahwa tahun ini pihaknya telah mengucurkan anggaran DAK sebesar Rp.350 miliar untuk kemajuan pendidikan di Banyuasin.

Selain itu, dia juga terus memikirkan nasib guru honorer dan tahun ini honorer K2 sebagian sudah diangkat menjadi PNS.

Dirinya minta para guru yang belum diangkat jadi PNS harus bersabar karena pemerintah akan berusaha maksimal untuk memikirkan hal itu, begitu juga daerah akan meningkatkan kesejahteraan guru.

“Saya berharap pelaku pendidikan terus mendukung pemerintahan saat ini, yang terus bekerja meningkatkan kemajuan pendidikan,” pungkas dia. (Heri Julianto)

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment