Dianggap Dana BLT Tidak Tepat Sasaran, Warga Suka Mulya Datangi Kantor Desa

By Arief 25 Mei 2020, 01:45:18 WIBDaerah

Dianggap Dana BLT Tidak Tepat Sasaran, Warga Suka Mulya Datangi Kantor Desa

Keterangan Gambar :


BANYUASIN - Puluhan warga desa Suka Mulya kecamatan Betung kabupaten Banyuasin provinsi Sumatera Selatan, melakukan aksi demo, dengan mendatangi kantor desa setempat, untuk menemui kepala desa Eko Susanto, guna mempertanyakan tentang kejelasan realisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk bantuan Covid 19 yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020, (23/5/20).

Menurut warga, kepala desa Eko Susanto, tidak transparan dalam penyaluran dana BLT tersebut, dan bahkan dana BLT yang telah disalurkan kepada warga penerima bantuan, dianggap tidak tepat sasaran.

Seperti yang disampaikan Eka, salah seorang warga yang ada pada saat aksi demo tersebut berlangsung, ada warga yang dianggap mampu dan memiliki warung, mendapatkan bantuan BLT, sedangkan ditempat lain, warga yang kurang mampu, justru tidak mendapatkan dana bantuan tersebut.

"Dana BLT ini diberikan oleh perangkat desa kepada penerimanya pada malam hari, jadi kami juga tidak tahu, siapa saja yang mendapat dana BLT tersebut," katanya.

Keluhan juga disampaikan oleh Sunaidi, warga yang lainnya. Dia mengaku terkena dampak mewabahnya virus corona ini, sebab menurutnya, begitu ada wabah virus corona, dia yang berprofesi sebagai sopir mobil angkutan ini, sejak 2 bulan terakhir tidak bekerja lagi, namun dia tidak menerima dana BLT dari pemerintah desa tersebut.

"Gara gara Corona ini, saya sudah 2 bulan Mas nganggur, tapi saya justru tidak dapat dana BLT tersebut," terangnya.

Senentara Desma, warga yang lainnya, meminta kepada kepala desa Suka Mulya Eko Susanto, untuk transparan kepada masyarakat dalam pengelolaan dana desa, termasuk juga dengan penyaluran dana BLT tersebut.

"Kami hanya minta kepada kepala desa, agar transparan dalam pengelolaan dana desa ini, termasuk juga dengan penyaluran dana BLT. Kami minta agar bantuan diberikan kepada warga yang benar benar kurang mampu, sesuai dengan kreteria yang telah ditentukan oleh pemerintah. Saat ini warga menganggap jika dana yang telah disalurkan banyak yang tidak tepat sasaran. Dari itu kami minta kepala desa agar dapat mengevaluasi lagi penerima dana BLT tersebut," katanya.

Dengan adanya aksi demo yang dilakukan warga tersebut, Camat Betung M Sobir SSos bersama dengan Kapolsek Betung AKP Toto Hernanto SH, Kepala Desa Suka Mulya Eko Susanto, Kasi PMD Ismiyanto SP, Kasi Kessos Sudirman SSos MSi, dan anggota BPD serta pendamping lokal desa, bersama perwakilan masyarakat, langsung menggelar rapat musyawarah di kantor desa.

Dalam rapat ini, setelah mendengar keluhan dan permintaan dari warga yang berdemo, camat Betung M Sobir meminta kepada kepala desa Eko Susanto, untuk dapat melakukan pendataan ulang terhadap penerima bantuan dana BLT di desa tersebut, supaya tidak terjadi kericuhan seperti yang terjadi saat ini.

"Saya minta agar kepala desa kembali mendata warganya, supaya bantuan dana BLT ini benar benar tepat sasaran,' tegasnya.

Menanggapi aksi demo yang dilakukan oleh warganya tentang tuduhan yang mengatakan jika dia selaku kepala desa tidak transparan dan tidak tepat sasaran dalam menyalurkan dana BLT, Eko Susanto mengatakan, jika dia mempunyai perangkat desa untuk melakukan pendataan, dan dia percaya dengan data yang telah disampaikan oleh perangkat desa kepadanya.

"Saya sudah transparan, saya ada perangkat desa, masak saya tidak percaya dengan perangkat desa saya sendiri,'" katanya. (Vilkadi)

Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment