Gas Elpiji 3 Kg Akan Disatukan Dengan Bansos Dalam Satu Kartu

By Arief 22 Agu 2017, 15:12:11 WIBEkonomi

Gas Elpiji 3 Kg Akan Disatukan Dengan Bansos Dalam Satu Kartu

Keterangan Gambar : Hasmi kepala dinas sosial kabupaten banyuasin


Gas Elpiji 3 Kg Akan Disatukan Dengan Bansos Dalam Satu Kartu

 

BANYUASIN, BS - , Pemerintah bakal menerapkan subsidi tertutup elpiji 3 kg atau gas melon mulai Februari 2018. Mekanisme penyaluran subsidi elpiji 3 kg ini bakal disatukan dengan beberapa jenis bantuan sosial (bansos) dalam satu kartu.

Masyarakat yang berhak pun nanti akan didata, yakni sekitar 25,7 juta rumah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Lantas apakah masyarakat mampu tidak berhak lagi membeli elpiji 3 kg?

Menanggapi hal tersebut Plt Kepala Dinas Sosial Banyuasin Hasmi S.Sos MSi ketika di konfirmasi diruang kerjanya, Selasa (22/8) menyebutkan, itu memang benar adanya karena itu sudah menjadi program pemerintah pusat.

"Selama ini gas elpiji 3 Kg di jual bebas, tapi nanti yang boleh membeli gas elpiji 3 Kg yang di subsidi terkhusus hanya yang punya kartu bansos dan yang tidak  punya kartu bansos tidak di perbolehkan  ," ujar Hasmi.

Menurut Hasmi saat ini Dinas Sosial sudah memprogramkan untuk melakukan pendataan ulang kepada warga masyarakat yang tidak mampu," ya nanti warga masyarakat yang tidak mampu akan kita data ulang, ini rencana program. Yang pasti intinya pendataan harus tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu," tuturnya.

Hasmi menambahkan, kalau nantinya gas elpiji 3 Kg tidak lagi bisa di jual secara umum. Juga nantinya akan ada agen khusus yang bisa menjualnya, "Ada suatu konsekuensi, konsekuensinya akan dirapatkan kembali. Jadi intinya bahwa kita dituntut untuk subsidi yang tepat sasaran. Jadi yang sekarang kan boleh untuk (semua) beli yang 3 Kg, besok itu orang-orang tertentu lah kira-kira," jelasnya.

Ia pun menyatakan, mengenai skema penyaluran subsidi elpiji 3 Kg ini juga telah dirapatkan dalam Rapat Koordinasi tingkat menteri di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Ke depannya, sambung dia, penyaluran subsidi elpiji 3 kg akan diserahkan kepada Kementerian Sosial.

"Ke depannya itu, scheme-nya scheme bansos, karena kalau itu komoditas, itu tanggung jawabnya Kementerian ESDM. Tapi begitu nanti langsung ke orang, itu otomatis bukan ESDM lagi. Tapi, apa pun, ESDM akan bekerja sama dengan Kemensos untuk mendukung," ujar dia.

Dia juga menjelaskan, subsidi itu nantinya akan disalurkan secara non tunai mulai 2018 dan dipimpin oleh Kementerian Sosial sebagai penyalurnya."Rencananya, kesepakatan terakhir di Menko PMK itu mulainya Februari 2018. Itu kesepakatan di kantor Menko PMK," tandasnya.(Adam).

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment